Berita

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas (kanan) dalam podcast Tribun Rakyat/Ist

Politik

Rumah Politik Indonesia: Banten Bukan Milik Satu Keluarga

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aroma politik dinasti kian terasa di tengah perhelatan Pilkada Banten 2024.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengatakan, politik dinasti cenderung lebih mementingkan keluarga dibandingkan memprioritaskan kepentingan rakyat.

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk melawan politik dinasti karena mereka akan mementingkan keluarganya lebih dahulu, makanya ya jangan harap keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” kata Fernando dikutip dari podcast Tribun Rakyat, Jumat, 22 November 2024.


Di Banten, Fernando tidak menutup mata soal kiprah dan peran Tubagus Chasan Sochib dalam pembentukan Provinsi Banten. Namun kiprah ini tidak lantas dilanggengkan dengan menempatkan keluarga sebagai pemegang kekuasaan.

“Banten ini bukan milik satu keluarga, bukan juga milik sekelompok orang," tegasnya.

Sementara aktivis muda Tangerang Selatan, Achmad Fanani turut mengingatkan bahaya kembalinya politik dinasti melalui figur-figur yang memiliki hubungan erat dengan keluarga Ratu Atut.

Ia menyoroti pencalonan Airin Rachmi Diany, istri Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang merupakan adik dari Ratu Atut.

"Ini adalah langkah mundur bagi demokrasi yang sudah mulai membaik setelah dinasti Ratu Atut runtuh," tandas Fanani.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya