Berita

Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum dan Keadilan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung KPK dan KPU, Jakarta, Kamis, 21 November 2024/Ist

Politik

Aliansi Mahasiswa Tuntut Transparansi Pilkada Gowa 2024

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 01:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sekelompok mahasiswa yang menamakan diri mereka sebagai Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum dan Keadilan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung KPK dan KPU, Jakarta, Kamis, 21 November 2024. 

Mereka menuntut dilakukannya transparansi dan akuntabilitas terhadap Calon Bupati Gowa Amir Uskara. Aksi massa ini merupakan wujud dari kepedulian mahasiswa dan masyarakat Gowa yang ingin agar daerah mereka dipimpin oleh pemimpin yang yang jujur dan kredibel.

Koordinator lapangan dalam aksi ini, Rosihan mengatakan bahwa Kabupaten Gowa sedang memasuki masa pesta demokrasi rakyat yang seharusnya dikuatkan dengan komitmen dari para calon untuk transparan.


“Maka penting bagi para kandidat untuk jujur dan kredibel dalam menampilkan diri mereka di hadapan masyarakat Gowa yang akan memilih. Kejujuran dan kredibilitas ini yang harus diperlihatkan oleh calon Bupati Bapak Amir Uskara dimulai dari menampilkan LHKPN secara transparansi kepada masyarakat Gowa,” tegas Rosihan.

“Adapun dengan mereka para kandidat yang jujur tentunya akan berdampak dengan mereka akan dipercaya oleh masyarakat Gowa untuk memimpin Kabupaten Gowa selama lima tahun mendatang,” pungkasnya. 

Pilbup Gowa 2024 diikuti dua pasang calon, yakni paslon nomor urut 1 Amir Uskara-Irmawati Haerudin (Aurama) yang diusung PPP, Nasdem, PKB, Partai Buruh dan Gelora.

Kemudian paslon nomor urut 2 Husniah Talenrang-Darmawangsa Muin (Hati Damai) yang diusung Gerindra, PAN, Demokrat, Golkar, PKS, PDIP dan Perindo.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya