Berita

Iluistrasi uang tunai pecahan Rp50.000 dan Rp100.000/Antara

Bisnis

LPS: Ada 363 Ribu Nasabah Bank yang Punya Saldo Lebih dari Rp2 Miliar

Laporan: Jelita Mawar Hapsari
KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 15:05 WIB

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat ada 363.733 rekening di bank umum dengan saldo di atas Rp2 miliar per September 2024. Rekening-rekening ini mendapatkan jaminan sebagian dari LPS. 

Jumlah ini terbilang signifikan jika dibandingkan dengan jumlah total rekening bank umum yang mencapai hampir 600 juta, tepatnya 593,3 juta rekening.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi, menyampaikan bahwa nominal simpanan yang dijamin oleh LPS adalah sebesar Rp2 miliar per nasabah, per bank. 


"Berdasarkan data September 2024, jumlah rekening nasabah bank umum yang dijamin seluruh simpanannya sebesar Rp2 miliar mencapai 99,94 persen dari total rekening," ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI yang disiarkan secara virtual, Kamis, 21 November 2024. 

Di sisi lain, jumlah rekening di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) dengan saldo di atas Rp2 miliar tercatat sebanyak 3.859 rekening, sedangkan rekening dengan saldo hingga Rp2 miliar mencapai 15,77 juta rekening. 

Dengan demikian, total rekening di BPR dan BPRS yang menjadi peserta penjaminan LPS mencapai 15,78 juta rekening per September 2024. 

"Cakupan rekening dijamin penuh 99,98 persen," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie, memberikan sejumlah catatan penting terkait kebijakan resolusi bank. 

“LPS dalam merumuskan, menetapkan, dan melaksanakan kebijakan resolusi bank harus memperhatikan tata kelola yang baik berdasarkan prinsip good corporate governance, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap regulasi," kata Dolfie.

Selain itu, kebijakan tersebut harus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional,” tambahnya.

Komisi XI juga meminta LPS untuk meningkatkan pengelolaan investasi aset dengan memperhatikan likuiditas dan mitigasi risiko, serta memperbaiki kualitas layanan, termasuk mempercepat proses pembayaran klaim penjaminan simpanan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya