Berita

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Alia Noor Ayu Laksono/Ist

Nusantara

Tokoh Masyarakat Berperan Penting Cegah Tawuran di Jakarta

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 12:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus tawuran yang kerap terjadi di sejumlah kawasan di Jakarta disesalkan Wakil Ketua Komisi A  DPRD DKI Jakarta Alia Noor Ayu Laksono.

Salah satunya kasus tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Minggu, 10 November 2024, yang menyebabkan seorang remaja tewas tertabrak kereta api yang melintas.

Dalam upaya pencegahan peristiwa tawuran berulang, Alia 
menginisiasi perdamaian antara warga RW 10 Cipinang, Kecamatan Pulogadung, RW 01 dan RW 02 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit dan RW 05 dan 06 Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara. 

menginisiasi perdamaian antara warga RW 10 Cipinang, Kecamatan Pulogadung, RW 01 dan RW 02 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit dan RW 05 dan 06 Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara. 

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk membentuk posko pemantauan yang melibatkan pengurus RW, tokoh masyarakat, serta polisi setempat untuk memonitor potensi kerawanan tawuran, terutama pada malam hari. 

"Pihak berwajib juga harus lebih intens melakukan patroli di kawasan yang rawan konflik," kata Alia melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 21 November 2024.

Sebagai langkah lanjutan, kata Alia, pertemuan serupa akan dilanjutkan dengan melibatkan lebih banyak RW, serta Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga.

"Pelbatan ini untuk menyusun program-program yang lebih menyasar pada pembinaan remaja," kata kader Partai Golkar ini.

Alia menekankan bahwa peran tokoh masyarakat sangat penting mencegah terjadinya tawuran. Sebab jika hanya mengandalkan pemerintah dan penegak hukum, aksi tawuran warga masih kerap terulang.

“Kita tidak akan bosan-bosan menyampaikan kepada RW setempat untuk aktif menjaga warga lingkungannya dari aksi tawuran,” pungkas Alia.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya