Berita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Rabu, 20 November 2024/Net

Politik

BNPB Pastikan Stok Makanan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Aman

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 17:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan stok makanan untuk warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Klatanlo, Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) aman hingga 2 minggu ke depan.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, jumlah pengungsi hingga saat ini semakin berkurang. Bahkan, secara berangsur-angsur warga sudah mengungsi ke tempat saudara atau kerabat.

"Dan yang mengungsi di rumah saudara dan kerabatnya pemerintah tidak lepas, tetap dikasih namanya dana tunggu hunian, Rp500 ribu kali 6 bulan," kata Suharyanto didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 20 November 2024.


Suharyanto menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) juga telah memberikan bantuan.

"Dan kami pastikan sampai hari ini untuk makan minum terjamin. Bahkan stoknya sampai dua minggu ke depan masih terpenuhi," terang Suharyanto.

Suharyanto menambahkan, BNPB dan Kemensos telah bersepakat bahwa pemerintah akan memberikan bantuan setelah 1 bulan kemudian. Mengingat, saat ini masih banyak bantuan yang berdatangan dari masyarakat.

"Nah kami sepakat BNPB dengan Kemensos, kita akan memberikan bantuan nanti setelah sebulan ke depan. Karena biasanya di tempat-tempat bencana yang lain, setelah sebulan itu sudah tidak ada lagi bantuan dari nonpemerintah. Sehingga tentu saja masyarakat mengharapkan bantuan pemerintah. Istilah kami itu kita main panjang," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya