Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengunjungi Gaza pada Selasa, 19 November 2024/Net

Dunia

Netanyahu Kunjungi Gaza, Janji Beri Rp79 Miliar untuk Penyelamat Sandera Israel

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan langsung ke wilayah Gaza pada Selasa waktu setempat, 19 November 2024. 

Menurut laporan Reuters, Netanyahu didampingi oleh Menteri Pertahanan Israel yang baru, Israel Katz dan kepala angkatan daratnya. Mereka diberi pengarahan tentang operasi militer yang dilancarkan di Jalur Gaza. 

Dalam kunjungan tersebut, Netanyahu bersumpah untuk tidak membiarkan Hamas menguasai Gaza setelah peperangan berakhir. 


"Hamas tidak akan memerintah daerah kantong Palestina setelah perang berakhir dan Israel telah menghancurkan kemampuan militer kelompok itu," ujarnya. 

Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan menyerah untuk mencari 101 sandera yang tersisa yang diyakini masih berada di Gaza. 

Dia bahkan menawarkan hadiah 5 juta dolar AS atau Rp79 miliar bagi siapapun yang berhasil membawa sandera Israel yang ditawan Hamas dengan selamat. 

"Siapa pun yang berani menyakiti sandera kami akan berlumuran darah. Kami akan memburu dan menangkap kalian," tegasnya. 

"Pilihlah, pilihan ada di tangan kalian, tetapi hasilnya akan sama. Kami akan mendapatkan mereka semua kembali," kata dia lagi.

Israel, yang sejak awal perang, menargetkan dan membunuh beberapa pemimpin tinggi Hamas, telah bersumpah untuk menghancurkan kelompok itu sepenuhnya.

Sementara Israel dan sekutu Baratnya telah menyatakan Hamas sebagai kelompok teroris, Hizbullah yang berbasis di Lebanon dan Iran telah mendukungnya dalam kegiatannya.

Pendukung Hamas menganggap mereka sebagai pahlawan yang memimpin perjuangan untuk negara Palestina.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya