Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo menemui Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto/Net

Politik

Perkuat Kolaborasi Penanganan Bencana, Mensos Gus Ipul Sambangi BNPB

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 15:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dalam rangka penguatan kolaborasi dan kerja sama dalam penanganan bencana.

Suharyanto mengatakan, kunjungan Mensos Gus Ipul yang didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo itu dalam rangka memelihara dan meningkatkan kolaborasi dan kerja sama yang sudah baik.

"Tentu saja bahwa BNPB dalam penanggulangan bencana ini tidak mungkin bisa berjalan dengan sendiri dengan hasil yang maksimal tanpa dibantu oleh semua pihak, tanpa kolaborasi kerja sama semua pihak, dan terutama Kementerian Sosial," kata Suharyanto kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu siang, 20 November 2024.


Suharyanto menjelaskan, BNPB dan Kementerian Sosial (Kemensos) telah memiliki pembagian tugas dalam menangani bencana. Di mana, terkait dengan pengungsian dan perawatan masyarakat yang terdampak bencana, yang menjadi koordinator terdepan adalah Kemensos.

"Karena itu kunjungan Bapak Menteri Sosial sekali lagi, yang pertama untuk meningkatkan kerja sama dan kolaborasi, tentu saja juga untuk memberikan semangat bagi BNPB dalam penanganan-penanganan bencana yang tentu saja akan selalu terjadi di NKRI yang kita cintai ini," pungkas Suharyanto.

Sementara itu, Mensos Gus Ipul mengatakan, pihaknya berharap koordinasi dengan BNPB akan menjadi lebih baik dengan penguatan SDM dan pembagian tugas yang lebih konkret di lapangan.

"Nah tadi sudah disampaikan oleh Pak Kepala BNPB tentang tugasnya Kementerian Sosial, di mana kita memberikan dukungan di bidang pengungsian dan juga logistik," kata Gus Ipul.

Diungkap Gus Ipul, Kemensos telah memiliki 668 lumbung sosial yang ditempatkan di titik-titik rawan bencana di seluruh Indonesia.

"Nah biasanya lumbung sosial terdekat dari kejadian bencana itulah yang kemudian akan merapat dan memberikan dukungan," terang Gus Ipul.

Di dalam lumbung sosial itu telah disiapkan berbagai perlengkapan penanganan bencana. Seperti tenda pengungsian, serta kebutuhan masyarakat lainnya seperti selimut, pakaian, hingga makanan siap saji.

"Jika misalnya tidak mencukupi apa yang kita beri dukungan dari lumbung-lumbung sosial itu, diperkuat oleh BNPB. Termasuk juga tentu tenda-tenda pengungsian. Jika ada tindak lanjut setelah masa-masa kedaruratan selesai, itu rehabilitasi tentu diserahkan kepada BNPB dengan kementerian lembaga terkait yang berurusan dengan pembangunan infrastruktur," pungkas Gus Ipul.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya