Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Ladang Johan Sverdrup Kembali Aktif, Harga Minyak Stabil

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 09:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktifnya kembali sebagian produksi di ladang minyak Johan Sverdrup di Norwegia membuat harga minyak mentah relatif stabil pada perdagangan Selasa, 19 November 2024.

Equinor melanjutkan produksi sebagian dari ladang Johan Sverdrup di Laut Utara, ladang minyak terbesar di Eropa Barat, sehari setelah pemadaman listrik di sana menyebabkan lonjakan 3 persen pada harga minyak acuan.

Dikutip dari Reuters, Rabu 20 November 2024, minyak mentah Brent naik satu sen dan ditutup pada 73,31 Dolar AS per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 0,3 persen atau 23 sen, dan ditutup pada 69,39 Dolar AS per barel.


Kenaikan harga minyak pada Selasa juga terpengaruh langkah Pemerintahan Joe Biden untuk mengizinkan Ukraina menggunakan  senjata AS untuk menyerang Rusia.

"Hal ini menandai peningkatan baru dalam ketegangan dalam perang Rusia-Ukraina dan kembali menyoroti risiko gangguan pasokan di pasar minyak," kata analis ANZ Bank Daniel Hynes.

Pengamat pasar juga menunjukkan tanda-tanda pembelian minyak mentah yang lebih tinggi oleh importir utama Tiongkok.

"Impor minyak mentah Tiongkok berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri November pada atau mendekati rekor tertinggi," kata analis energi StoneX Alex Hodes, merujuk pada data dari pelacak kapal Kpler.

"Tiongkok kemungkinan meningkatkan pembelian minyak bulan ini karena harga saat ini menawarkan nilai yang relatif baik," ujarnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya