Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto/RMOLr

Politik

Bulan Januari PPN Naik Jadi 12 Persen, DPR Yakin Presiden Tidak Akan Menyusahkan Rakyat

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 21:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana pemerintah menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) di bulan januari 2025 dari yang sebelumnya 11 persen menjadi 12 persen disesali banyak pihak.

Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak akan menyusahkan rakyatnya selama menjalani lima tahun pemerintahan ini.

“Kita lihat  yang pasti kan pak presiden dalam menjalankan pemerintah selama 5 tahun intinya kan selalu tidak akan menyusahkan rakyatnya gitu kan.  Jadi kalau pun ada kenaikkan pasti akan diatur sebagaimana mestinya,” kata Adies Kadir di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 19 November 2024.


Menurutnya, keputusan naik atau tidaknya PPN di awal tahun depan masih menunggu kepastian dan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto yang saat ini masih melakukan lawatan ke negara-negara bilateral.

“Tetapi ini kan belum masih menunggu presiden, jadi kita tunggu saja seperti apa nanti dan kalau pun ada kenaikkan seperti apa kan seperti itu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa naiknya PPN di tahun depan, baru sebatas wacana semata hingga benar-benar diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“PPN ini kan masih wacana, masih usulan tentunya kan itu masih dibahas pasti menunggu pak presiden kembali,” demikian Adies Kadir.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya