Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan saat meninjau peternak sapi di Boyolali, Jawa Tengah/Ist

Politik

Temui Peternak Sapi Boyolali, Zulhas Jamin Susu Perah Diserap Importir

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 18:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keluhan para peternak dan pemerah susu sapi di Boyolali, Jawa Tengah diserap dengan baik oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). Bahkan sejumlah jalan keluar untuk mengatasi keluhan tersebut mulai dijalankan.

Salah satu langkah konkret adalah mendatangi langsung para peternak dan pemerah susu sapi di Boyolali. Tidak hanya berdialog, Zulhas juga menyalurkan sejumlah bantuan.

"Saya kemari ingin mendengar keluhan dan kita cari jalan keluar yang bagus. Sehingga bapak-bapak, ibu-ibu bisa lancar usahanya," kata Menko Zulhas di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 19 November 2024.


Adapun bantuan yang diberikan berupa cooler atau mesin pendingin susu hingga modal kepada para peternak. Dia berharap  bantuan ini mampu mendorong dan meningkatkan kualitas produksi susu lokal.

Ketua Umum PAN ini turut meminta agar pejabat daerah turut andil dalam menyelesaikan masalah kredit macet yang kerap dialami para peternak dan pemerah susu di Boyolali.

Di satu sisi, dia memastikan kepada peternak sapi bahwa susu yang mereka produksi pasti akan terserap oleh importir. Pasalnya, Kemenko Pangan bersama dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan telah mengatur agar produksi susu lokal bisa terserap.

"Kalau mau impor susu itu harus ada izin rekomendasi dari Kementan. Kementan tidak akan ngasih rekomendasi kalau importir tidak membeli dari susu lokal," tegasnya.

"Hasil perah susu dijamin dibeli sama importir. Kalau dia nggak beli, dia nggak bisa impor susu," tutup Zulhas.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya