Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Macron Dukung Keputusan AS Izinkan Ukraina Pakai Rudal ATACMS

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 12:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Amerika Serikat untuk mengizinkan Ukraina memakai rudal jarak jauh diapresiasi oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Dalam sebuah pernyataan di sela-sela KTT G20 Brasil, Macron menilai keputusan itu sudah sangat bagus untuk merespons kehadiran pasukan Korea Utara di Rusia.  

"Itu adalah keputusan yang benar-benar bagus," ujarnya, seperti dimuat Reuters pada Selasa, 19 November 2024.


"Saya memahami bahwa hal itu juga dipicu oleh perubahan besar dalam konflik yang tidak boleh diremehkan, yaitu masuknya pasukan Korea Utara bersama Rusia di wilayah yang merupakan tanah Eropa," kata dia lagi.

Sementara Biden sendiri belum berbicara secara terbuka tentang langkah tersebut.

Seorang pejabat AS telah mengonfirmasi bahwa Washington sekarang akan mengizinkan Kyiv menggunakan rudal jarak jauh Army Tactical Missile System (ATACMS) yang dipasok Amerika untuk menyerang wilayah Rusia.

Perubahan tersebut memusatkan perhatian pada sekutu lain yang memasok rudal jarak jauh ke Ukraina, terutama rudal Storm Shadow milik Inggris-Prancis.

Kanselir Jerman Olaf Scholz masih belum mengizinkan rudal Taurus canggih negaranya dikirim ke Ukraina untuk digunakan menyerang Rusia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya