Berita

Rapat kerja Baleg bersama Kemendagri dan Kementerian Hukum membahas RUU DKJ/RMOL

Politik

Supratman Belum Bisa Pastikan Keppres Pemindahan IKN Segera Diteken Presiden

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 14:02 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Surat Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan Ibukota Negara baru akan muncul ketika infrastruktur eksekutif, legislatif, dan yudikatif sudah siap. Sehingga, sulit untuk memastikan Keppres pemindahan IKN akan diteken Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

Sebab, proses pembangunan infrastruktur terkait 3 lembaga tersebut masih berlangsung pada saat ini.

“Ya tergantung presiden dan kesiapan infrastruktur yang terkait dengan kesiapan infrastruktur yang ada di ibukota Nusantara,” ucap Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, usai rapat bersama Baleg DPR RI dan Mendagri Tito Karnavian membahas RUU DKJ, di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 18 November 2024.


Supratman mengatakan, ketika infrastruktur di IKN sudah lengkap dan menjadi kota baru maka akan dilakukan pemindahan ibukota.

“Karena kan sudah ditegaskan, bahwa nanti legislatif, yudikatif, sudah harus ada di sana, sehingga nanti betul-betul layak menjadi sebuah kota yang seluruh kekuasaan baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif bisa kerja di sana,” tuturnya.

Alhasil, pihaknya belum dapat memastikan kapan Presiden Prabowo bakal meneken Keppres pemindahan IKN itu. 

“Tergantung kesiapan infrastrukturnya. Ya kalau itu kan sudah klir, pernyataan presiden bahwa keppres itu akan ditandatangani setelah seluruh infrastruktur minimal (selesai), infrastruktur minimal dari tiga cabang kekuasaan itu sudah terbangun,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya