Berita

Darma Pongrekun/Ist

Politik

Dharma Pongrekun Bakal Atasi Macet Lewat Kebijakan Tanpa Lampu Merah di Jakarta

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 21:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun, mengusulkan penerapan teknologi tanpa lampu merah sebagai solusi mengatasi kemacetan.

Hal ini disampaikannya dalam debat terakhir Pilkada Jakarta, saat moderator menanyakan langkah Dharma mewujudkan kota hijau, guna mendukung penggunaan transportasi ramah lingkungan. 

“Solusi untuk mengatasinya kami sudah membuat 8 langkah, sebagai berikut. Pertama, kurangi kemacetan dengan teknologi tanpa lampu merah,” ucap Dharma di Hotel Sultan, Jakarta, pada Minggu malam, 17 November 2024.


Penerapan teknologi tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan alur lalu lintas sehingga kendaraan tidak perlu berhenti lama di persimpangan.

Sayangnya dia tidak menjabarkan detail teknologi yang dimaksud. Namun Dharma meyakini langkah ini akan membawa perubahan signifikan dalam manajemen transportasi di Jakarta.

"Langkah dua, prioritaskan transportasi umum; tiga, siapkan energi terbarukan seperti biodiesel mandiri, bisa dari rumput laut, bisa dari nipah, bisa dari bakau,” kata dia. 

Dharma melanjutkan, langkah berikutnya  memberikan pembinaan masyarakat melalui tim ekonomi berbasis adab, merancang arsitektur yang tepat untuk mendukung gaya hidup ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan listrik yang tidak efisien.
 
"Ketujuh, mengingatkan warga untuk waspada, terutama yang tinggal di luar Jakarta namun bekerja di ibu kota. Kedelapan, mengintegrasikan penanaman mangrove dengan sistem insentif berbasis teknologi," jelasnya. 
 
Calon independen ini percaya, langkah-langkah yang ditawarkannya akan mewujudkan Jakarta sebagai kota hijau yang ramah lingkungan.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya