Berita

Joko Widodo menghadiri kampanye calon gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi/Ist

Politik

Jokowi Ingin Habisi PDIP dengan Nimbrung Kampanye Luthfi-Taj Yasin

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 14:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo dalam  kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, akan memberikan dampak signifikan terhadap peluang kemenangan pasangan tersebut.

Jokowi turut menghadiri kampanye  Luthfi-Taj Yasin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas pada Sabtu, 16 November 2024.

"Jokowi masih kuat pengaruhnya di Jawa Tengah sebab banyak pemilih kultural dan ideologis Jokowi di Jateng," kata Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA kepada RMOL, Minggu 17 November 2024.


Pilkada Jateng mempertemukan dua figur kuat dengan latar belakang militer dan kepolisian. Mereka adalah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan mantan Kapolda Jawa Tengah Komjen (Pol) Ahmad Luthfi.

Andika Perkasa yang kini menjadi kader PDIP akan berhadapan dengan Ahmad Luthfi, yang dikenal sebagai "orangnya Jokowi".

Rivalitas ini tidak hanya sekadar kontestasi personal, tetapi juga mencerminkan pertarungan simbolik antara kekuatan politik Jokowi dan PDIP di wilayah penting ini.

Anas melanjutkan, dukungan Jokowi ke Ahmad Luthfi dinilai bukan sekadar strategi elektoral, tetapi juga bagian dari upaya Jokowi untuk menghabisi PDIP.

"Itu jelas karena PDIP punya jagoan lain yakni Andika perkasa. Di sisi lain Lutfhi adalah orangnya Jokowi, pertarungan PDIP dengan Jokowi ini tentu akan memanas di Jateng," pungkas Anas.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya