Berita

Barang bukti rokok ilegal diamankan oleh Polres Aceh Besar/Dok Polres Aceh Besar

Presisi

204.800 Batang Rokok Ilegal Gagal Beredar di Aceh Besar

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 23:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Melalui sebuah operasi penindakan di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Desa Rabo, Kecamatan Seulimeum pada Kamis malam, 14 November 2024, Polres Aceh Besar berhasil menggagalkan peredaran 204.800 batang rokok ilegal tanpa pita cukai.

Kasat Reskrim Polres Aceh Besar, AKP Donna Briadi menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan satu unit mobil Daihatsu pick up yang mengangkut rokok-rokok ilegal tersebut. Termasuk menangkap 2 orang pelaku berinisial MY dan JD, yang merupakan warga Kabupaten Bireuen.

"Rokok-rokok ilegal yang kami amankan terdiri dari berbagai merek, di antaranya Hummer sebanyak 794 slop dan Salmon sebanyak 230 slop, dengan total keseluruhan 1.024 slop," papar Donna dalam keterangannya yang dikutip RMOLAceh pada Sabtu, 16 November 2024.


Setelah dilakukan penangkapan, dua pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Aceh Besar untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Pada Jumat, 15 November 2024, sekitar pukul 17.00 WIB, Polres Aceh Besar menyerahkan kedua pelaku dan barang bukti kepada pihak Bea Cukai Provinsi Aceh untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah peredaran barang ilegal, khususnya rokok tanpa pita cukai," tegas Donna.

Donna menjelaskan, kegiatan penindakan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Kepolisian dan Bea Cukai dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya pemberantasan tindak pidana di bidang cukai.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya