Berita

Garuda Indonesia/GIAA

Bisnis

Wamildan Bakal Tambah Banyak Pesawat Garuda di 2025

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Garuda Indonesia akan menambah jumlah pesawat pada tahun depan. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan mengatakan, penambahan pesawat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perluasan rute penerbangan perseroan, baik rute domestik maupun internasional.

Menurutnya, penambahan tersebut akan cukup signifikan meskipun ia belum menyebutkan jumlah pastinya. 


"Saya sudah menargetkan ada penambahan pesawat dengan jumlah yang signifikan di tahun 2025, berapa jumlahnya nanti kita sampaikan sesuai dengan proses yang akan berjalan," ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di kantor Garuda di Tangerang, Banten, Jumat 15 November 2024. 

Per Oktober 2024, Garuda Indonesia mengoperasikan 56 pesawat dengan total 66 rute penerbangan. 

Wamildan baru saja ditunjuk menggantikan Direktur Utama Garuda Indonesia sebelumnya, Irfan Setiaputra.

Pekan lalu, Irfan telah menyampaikan rencana Perseroan yang akan menambah terus armada pesawat di 2025 mendatang. Namun jumlahnya masih menunggu rekapitulasi. 

Untuk penambahan pengadaan pesawat, menurut Irfan harus mengikuti prosedur yang berlaku. 

Laporan Kementerian BUMN, GIAA hingga akhir 2024 akan mengoperasikan 82 pesawat. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi 89 pesawat pada 2025. 

Laporan tersebut juga memperkirakan jumlah pesawat yang akan dioperasikan GIAA sampai dengan akhir 2026 berjumlah 98 armada.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya