Berita

Kurir Amazon/Tangkapan layar RMOL

Tekno

Amazon Kembangkan Kacamata GPS untuk Kurir

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 15:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa ritel Amerika Serikat (AS) Amazon sedang mengembangkan kacamata pintar yang dilengkapi pemandu arah untuk membantu kurirnya mempercepat pengantaran barang.

Sumber dalam industri yang mengetahui rencana tersebut mengatakan, kacamata tersebut nantinya akan menyediakan navigasi belokan demi belokan kepada pengemudi pada layar kecil yang tertanam, di sepanjang rute mereka dan di setiap pemberhentian.

Dikatakan bahwa petunjuk seperti itu dapat menghemat detik-detik berharga pada setiap pengiriman dengan memberikan petunjuk arah ke kiri atau kanan saat keluar dari lift dan di sekitar rintangan seperti gerbang atau anjing agresif.


Dikutip dari Reuters, Jumat 15 November 2024, dengan kacamata pintar ini, kurir akan terbebas dari penggunaan perangkat Sistem Pemosisian Global (GPS) genggam, sehingga mereka dapat membawa lebih banyak paket.

Orang-orang memperingatkan bahwa kacamata pengiriman Amazon dapat ditangguhkan atau ditunda tanpa batas waktu jika tidak berfungsi seperti yang diharapkan, atau karena alasan keuangan atau alasan lainnya. 

Sumber anonim mengatakan bahwa kacamata tersebut mungkin memerlukan waktu bertahun-tahun untuk disempurnakan.

"Kami terus berinovasi untuk menciptakan pengalaman pengiriman yang lebih aman dan lebih baik bagi pengemudi," kata juru bicara Amazon, saat ditanya tentang kacamata pengemudi.

"Kami tidak mengomentari rencana produk kami," ujarnya.

Proyek baru Amazon jelas dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi biaya pengiriman paket dan mendukung margin di tengah persaingan ketat dengan Walmart yang telah meningkatkan upaya e-commerce dan memangkas harga. 

Walmart juga memberikan insentif baru kepada pengemudi pengiriman independen untuk mengirimkan pesanan online selama musim liburan. 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya