Berita

Foto pelaku bom bunuh diri di depan MA Brasil, Francisco Wanderley Luiz/Net

Dunia

Pria Gagal Nyaleg Sampai Nekat Bunuh Diri Depan MA Brasil

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 14:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Identitas pelaku bom bunuh diri di luar gedung Mahkamah Agung Brasil berhasil diungkap oleh pihak kepolisian setempat pada Kamis, 14 November 2024 waktu setempat.
 
Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes mengatakan pria yang meledakkan diri tersebut adalah mantan kandidat dewan kota dari partai sayap kanan mantan Presiden Jair Bolsonaro, bernama Francisco Wanderley Luiz.

"Pria berusia 59 tahun itu dilaporkan melemparkan bom di parkiran gedung MA, lalu berbaring di tanah dan meledakkan bom rakitan bersama dengan tubuhnya," ungkap Moraes, seperti dimuat Reuters.


Hakim Moraes menduga Luiz kemungkinan melakukan bom bunuh diri secara sukarela, tetapi serangan itu mungkin dipengaruhi oleh retorika yang menghasut dari pemerintahan Bolsonaro.

Data pemilu Brasil menyebut tersangka kalah dalam pemilihan dewan kota tahun 2020 di Rio do Sul, di negara bagian selatan Santa Catarina, sebagai anggota Partai Liberal sayap kanan Bolsonaro.

Serangan di depan MA Brasil merupakan yang terburuk, sejak pendukung Bolsonaro mengacak-acak gedung itu dalam kerusuhan akibat pemilu tahun lalu.

Sejak ledakan itu terjadi pada Rabu malam, 13 November 2024, Bolsonaro tampak menghindari publik dan membantah keterlibatannya dalam aksi bom bunuh diri tersebut.

Menurutnya apa yang dilakukan pelaku disebabkan oleh gangguan kejiwaan.  

Polisi menemukan lebih banyak bahan peledak di sebuah rumah yang disewa Luiz di Brasilia, yang diledakkan dengan robot penjinak bom. Ponselnya kemudian ditemukan di sebuah trailer yang diparkir.

Penyelidik memeriksa jasadnya pada Kamis pagi, 14 November 2024 mengenakan jaket dan celana hijau dengan simbol-simbol yang mirip dengan setumpuk kartu, saat dibaringkan di Plaza of the Three Powers, sebuah alun-alun ikonik yang menghubungkan tiga cabang pemerintahan Brasil.

Itu adalah tempat terjadinya kekacauan pada 8 Januari tahun lalu ketika para pendukung Bolsonaro merusak gedung-gedung pemerintah untuk memprotes kekalahannya dalam pemilihan umum terhadap Presiden sayap kiri Luiz Inacio Lula da Silva.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya