Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street Ditutup Bervariasi Usai Rilis Kenaikan Inflasi AS, Dow dan S&P 500 Naik Tipis

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street ditutup bervariasi usai pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan inflasi yang mengalami kenaikan.

Harga konsumen Amerika naik sesuai ekspektasi, menambah dukungan terhadap spekulasi Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan Desember.

Dikutip dari Reuters, Industri Dow Jones (.DJI) naik 47,21 poin atau 0,11 persen menjadi 43.958,19, pada penutupan Rabu waktu AS, atau Kamis 14 November 2024 WIB. 


S&P 500 (.SPX) naik 1,39 poin atau 0,02 persen menjadi 5.985,38. Sementara itu, Nasdaq Composite (.IXIC) kehilangan 50,66 poin atau 0,26 persen menjadi 19.230,74.

Indeks harga konsumen (IHK) naik 0,2 persen pada bulan Oktober untuk bulan keempat berturut-turut dan naik 2,6 persen secara tahunan. Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang mudah berubah, IHK naik 0,3 persen pada bulan Oktober, sesuai dengan prakiraan para ekonom.

Presiden Federal Reserve Dallas, Lorie Logan, mengatakan bank sentral AS harus melanjutkan pemangkasan suku bunga lebih lanjut dengan hati-hati agar inflasi tidak kembali tersulut secara tidak sengaja.

Spirit Airlines anjlok setelah laporan maskapai AS tersebut bersiap untuk mengajukan perlindungan kebangkrutan, sementara perusahaan itu mengatakan sedang berbicara dengan para kreditor.

Saham pabrikan kendaraan listrik Rivian melonjak setelah Volkswagen, menaikkan investasinya di perusahaan tersebut sebesar 16 persen menjadi 5,8 miliar Dolar AS.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya