Berita

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan/RMOL

Bisnis

Zulhas Wajibkan Industri Utamakan Serap Susu Produksi Lokal

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 03:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memerintahkan Kementerian Perdagangan agar mengutamakan penyerapan produksi susu dalam negeri. 

Demikian penegasan Zulhas, sapaan Zulkufli Hasan, usai menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo pada Rabu 13 November 2024.

"Saya sudah minta kepada kementerian terkait, Menteri Perdagangan untuk mengutamakan serapan produksi susu dalam negeri. Kalau produksi dalam negeri sudah terserap semua dan masih kurang baru impor," kata Zulhas.


"Utamakan produksi dalam negeri. Jadi kalau dalam negeri tidak diserap oleh industri, maka impornya akan kita kasih kuota. Intinya wajib dulu membeli dari produksi dalam negeri ya baru impor," sambungnya.

Dengan demikian industri akan diwajibkan untuk membeli susu yang diolah dalam negeri. 

Zulhas juga menekankan bahwa peternak juga harus menjaga kualitas susu sapi yang akan masuk ke industri.

“Terkait isu kualitas, kan bisa diperbaiki bersama-sama. Bisa dilakukan pembinaan," kata Zulhas.

Sebelumnya, para peternak susu sapi di Boyolali, Jawa Tengah melakukan aksi demonstrasi pada Sabtu 9 November 2024. 

Sejumlah peternak melakukan mandi susu dan membuang 50.000 liter atau 50 ton susu ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Aksi protes itu dilakukan atas pembatasan kuota susu yang masuk ke pabrik atau Industri Pengolahan Susu (IPS).



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya