Berita

Mantan Menteri Perdagangan 2015-2016, Tom Trikasih Lembong/RMOL

Politik

Tom Lembong Dibui untuk Jegal Anies Bikin Partai

KAMIS, 14 NOVEMBER 2024 | 03:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Perdagangan 2015-2016, Tom Trikasih Lembong dinilai tak terlepas dari ketakutan pihak penguasa terhadap Anies Baswedan.

Hal itu dikatakan advokat Alvin Lim seperti dikutip dari Youtube Abraham Samad pada Kamis 14 November 2024.

Alvin mengatakan, Tom Lembong merupakan orang yang akan menyandang dana untuk bisa bantu Anies Baswedan bikin partai.


Menurut Alvin, Tom Lembong adalah orang kepercayaan Anies. Tom dinilai berperan besar membantu Anies dalam pembentukan partai politik nantinya.

"Jadi, Tom Lembong terakhir-terakhir ini membela Anies, dia jadi kepala tim suksesnya. Dan yang ditakuti oleh lawan tuh bukannya dia jadi tim sukses karena kan udah kalah," kata Alvin.

"Tetapi, Tom Lembong ini lah yang menyandang dana untuk bisa bantu Anies bikin partai," sambungnya.

Maka dari itu, kasus Tom dinilai sebagai upaya meredam Anies untuk membikin partai baru. 

"Anies itu sangat ditakuti lawan-lawannya. Sangat ditakuti karena diperhitungkan," demikian Alvin.

Tom Lembong sudah mendaftarkan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 5 November 2024.

Ketua Tim Kuasa Hukum Tom Lembong, Ari Yusuf Amir beralasan, praperadilan tersebut didaftarkan karena proses penetapan tersangka kliennya dianggap tidak memenuhi alat bukti cukup.

Selain kurang bukti, Ari juga menyinggung temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahwa tidak ada kerugian negara dalam kebijakan yang diambil Tom Lembong terkait impor gula.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya