Berita

Presiden Prabowo Subianto saat menghubungi Donald Trump/Instagram

Politik

Kerja Sama Indonesia-AS Makin Kuat di Tangan Prabowo

RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 19:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu memberi selamat kepada Donald Trump yang kembali terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Momen ini terekam di  Instagram resmi Prabowo.

Dalam video berdurasi 2.50 menit itu, terdapat beberapa hal yang disorot publik. Salah satunya, stiker pasukan khusus tentara AS "Ranger Airborne" yang tampak pada ponsel yang digunakan Prabowo.

Menurut analis komunikasi publik Hendri Satrio, hal itu bisa jadi sengaja ditunjukkan Prabowo untuk memperlihatkan hubungan kerja sama terutama dalam bidang militer antara Indonesia dan Amerika Serikat semakin kuat.


"Mungkin itu sengaja ditunjukkan oleh Prabowo, meski belum tahu itu ponsel dia pribadi atau Mayor Teddy ya, tapi itu membawa pesan kalau dia akan membuat kerja sama terutama di bidang militer antara Indonesia dan AS semakin kuat," kata Hensat, panggilan akrabnya, lewat keterangan tertulisnya, Rabu 13 November 2024.

Sorotan lainnya, pujian Trump kepada Prabowo yang dinilai memiliki kemampuan bahasa Inggris sangat baik juga mencuri perhatian. Ini menunjukkan Prabowo figur pemimpin yang memiliki kemampuan komunikasi baik.

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu melanjutkan, ucapan terakhir Trump yang menyebut Prabowo sangat dihormati di Amerika Serikat juga sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia dalam dunia internasional.

"Jika Prabowo sudah dihormati oleh Trump, dan dekat pula dengan blok lainnya sejak ke Tiongkok kemarin, bukan tidak mungkin Prabowo akan membuat Indonesia memainkan posisi strategis dalam politik internasional," ujarnya.

Dosen ilmu politik Universitas Paramadina itu juga melihat, makin banyak masyarakat yang menaruh harapan terhadap kepemimpinan Prabowo. 

"Semoga harapan rakyat tidak salah dan Prabowo bisa memenuhi harapan rakyat itu," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya