Berita

Bawaslu melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah stakeholder, untuk kesiapan pengawasan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024, di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Selasa, 12 November 2024/RMOL

Bawaslu

Bawaslu Sampaikan Pesan Presiden ke Pemprov Aceh soal Pilkada 2024

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 16:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bawaslu menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto, terkait harapannya terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Fasilitasi Pengawasan Pemilu Bawaslu RI, Asmin Safari Lubis, saat mewakili pimpinan Bawaslu RI membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Provinsi Aceh, pada Selasa, 12 November 2024.

"Jadi hari kita bertemu dengan Pemerintah (Provinsi) Aceh, langsung dipimpin oleh Pak Sekda (Sekretaris Daerah, Muhammad Diwarsyah), bahwa kita mau menyampaikan pesan juga dari Presiden (Prabowo Subianto)," ujar Asmin. 


Dia mengungkapkan, Presiden Prabowo mengharapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di seluruh wilayah Indonesia bisa berlangsung tanpa gangguan, sehingga kepala daerah yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. 

"(Presiden Prabowo menyatakan) bahwa terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak ini harus bisa semaksimal mungkin dipastikan terlaksana dengan baik," jelasnya. 

Oleh karena itu, Asmin menyampaikan dua pesan penting yang mesti diperhatikan seluruh jajaran Bawaslu untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 termasuk di wilayah Provinsi Aceh. 

"Ada dua pesan penting yang kita sampaikan kepada Pemerintah Aceh, pertama adalah terkait tentang proses pelaksanaan pemilu harus dilaksanakan dengan damai, karena jangan sampai kemudian mengganggu rencana rencana besar target baru dari kabinet ini 100 hari kerja," beber dia.

"Sehingga kita mengajak kementerian lain ada dari Setneg (Sekretariat Negara), ada dari Kementerian Dalam Negeri, ada Mabes Polri ada Asum Polri juga hadir, kita harapannya  keamanan bisa terlaksana dengan baik kemudian yang ke dua tingkat partisipasi masyarakat kita," demikian Asmin menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya