Berita

Bobby Nasution meninjau pengolahan Kopi Lintong di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara/Ist

Politik

Bobby Nasution Optimis Kembalikan Kejayaan Kopi Lintong Dari Sumatera Utara

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 18:32 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Bobby Nasution, optimis akan mampu membawa kopi Lintong kembali ke masa kejayaan.

Optimisme ini terungkap saat Hendri dan Bobby mengunjungi pusat pengolahan kopi Lintong di Desa Sigumpar, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dalam kesempatan itu, Hendri mendampingi Bobby meninjau gudang dan pabrik pengolahan kopi Lontong sambil mendengarkan aspirasi petani kopi.


"Kita lihat pentingnya sistem pendukung yang kuat untuk mengembangkan kopi Lintong secara maksimal dari hulu ke hilir dengan supporting sistem," ujar Bobby.

Bobby juga mengatakan, kopi Lintong pernah jaya hinggga mendunia dan memiliki sejarah panjang.

"Kita punya kopi unggul dan telah mendunia. Dulu pernah jaya dan kita akan kembalikan masa jaya itu. Tentu harus berkolaborasi antara pemerintah dengan petani kopi," tambah Bobby.

Senada, Hendri Tumbur Simamora mengatakan, tantangan terberat yang dihadapi petani kopi adalah pasca panen. Untuk itu, pemerintah dan para petani saling dukung untuk menemukan solusi terbaik, agar kualitas kopi Lintong tetap terjaga, baik dari sisi cita rasa maupun menjaga stabilitas harga.

"Tantangan utama petani kopi Lintong terletak pada tahap pasca panen. Dengan kehadiran Pak Bobby sebagai bagian dari pemerintahan di Sumut nantinya, kita berharap janji Beliau untuk memfasilitasi peralatan yang sangat dibutuhkan dapat terwujud," ujar Hendri.

Hendri juga yakin, kolabkrasi pemerintah bersama petani kopi dapat mengembalikan kejayaan kopi Lintong sekaligus menjadikannya sebagai ikon kebanggaan daerah.

"Tidak hanya bicara soal cita rasa, kopi Lintong juga dapat memberikan nilai tambah bagi petani dengan mengemas ekowisata bagi para pelajar bahkan bagi turis mancanegara," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya