Berita

Suasana kampanye Paslon Pilgubsu 2024, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala/Ist

Politik

Hadiri Kampanye Pilgubsu, Djarot Syaiful Hidayat: Jangan Pilih Pengkhianat

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 18:27 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala melakukan kampanye akbar, di Lapangan Sejati Pratama Medan, Minggu, 10 November 2024.

Ribuan pendukung memadati lapangan sejak pagi. Sejumlah tokoh politik nasional hadir di atas panggung menyerukan dukungan penuh untuk Edy-Hasan. Di antaranya Djarot Syaiful Hidayat, Adian Napitupulu, Dedi Sitorus, Sofyan Tan.

Dalam orasi politiknya, Edy Rahmayadi berjanji memprioritaskan program bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, peternakan, perkebunan, peternakan dan pariwisata. 


Gubenur Sumut periode 2018-2023 ini berjanji akan melanjutkan program dan pekerjaan rumah (PR) pada periode sebelumnya. Dia juga menyerukan agar masyarakat Sumut untuk tidak takut akan adanya gangguan dan intervensi. 

"Saya sampaikan, jangan pernah ragu, jangan takut gangguan, lawan," katanya di ujung agenda kampanye akbar. 

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Syaiful Hidayat mengajak para pendukung berjuang bersama PDIP dan partai pengusung memilih Edy-Hasan yang diyakini bukan pengkhianat. 

Djarot berulang kali menyinggung soal pengkhianat perjuangan, pengkhianat konstitusi dan pengkhianat rakyat. 

"Jangan pilih pengkhianat, mereka yang memperjualbelikan izin tambang, untuk merusak anak Indonesia yang kita cintai. Para pengkhianat adalah mereka yang mengeruk dan korupsi," sebutnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya