Berita

Peternak Sapi Perah/Ist

Politik

Program Makan Bergizi, Prabowo Harus Support Tata Kelola Susu Peternak Lokal

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 16:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto disarankan untuk memikirkan kesejahteraan sosial dalam menjalankan kebijakannya. Salah satunya memberikan support bagi peternak lokal untuk memenuhi program makan bergizi gratis (MBG).

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, Prabowo harus memikirkan social welfare dalam menjalankan kebijakannya.

"Saya kira butuh support dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kementerian, peemrintah daerah bahkan pemerintah pusat. Jika tidak dikelola dengan baik, maka sama halnya akan membentuk stigma program makan siang gratis layu sebelum berkembang," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 10 November 2024.


Saiful menilai, butuh sokongan dan dukungan dari pemerintah untuk mengatasi persoalan yang sedang dialami peternak

"Tentu ini kan simalakama, di satu sisi menurut pemberitaan jumlah susu di Indonesia masih relatif kurang, namun ternyata supply dan demannya tidak terkelola dan tidak terserap dengan baik sampai dibuang begitu saja," terang Saiful.

Saiful melihat, ada yang salah dengan tata kelola susu di Indonesia. Hal tersebut dianggap akan menjadi ancaman yang serius bagi peternak susu di Indonesia.

"Pemerintah mesti mengedepankan kesejahteraan rakyat melalui kebijakan-kebijakannya. Social Welfare Law adalah bagian dari tujuan hukum, jika hukum hanya mengandalkan norma tanpa dilandasi oleh economic analysis of law, maka akan mengakibatkan the problem of the social cost," jelas Saiful.

Untuk itu kata Saiful, Richard Posner, seorang sarjana hukum Amerika dan hakim federal mengidealkan economic analysis of law dalam setiap memaksimalkan hukum guna meningkatkan kepuasan (satisfaction) dan peningkatan kebahagiaan (maximization of happiness).

"Guna mencapai setiap tahapan tersebut maka perlu menjalankan 3 elemen dasar, yakni nilai (value), kegunaan (utility) dan efisiensi (efficiency) dengan tanpa menghilangkan unsur keadilan. Dengan demikian guna menyelenggarakan Sila kelima Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pemerintah tidak hanya dapat berpangku tangan, akan tetapi harus bersama-sama mencarikan solusi terhadap persoalan susu yang menuai polemik di masyarakat," pungkas Saiful.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya