Berita

Tangkapan layar Mantan Jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi/RMOL

Politik

Adhie Massardi: Prabowo Pemimpin Ikhlas, Bukan Boneka Presiden

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 14:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sosok Prabowo Subianto yang kini menjadi Presiden ke-8 RI adalah figur yang tulus berjuang untuk bangsa, sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Hal iitu diungkap mantan Jurubicara Gus Dur, Adhie Massardi, saat menghadiri forum diskusi  aktivis yang disiarkan di kanal YouTube, Refly Harun, Minggu 10 November 2024.

"Dia (Prabowo) orang yang sejak tahun 90-an bercita-cita menjadi presiden dan sekarang sudah menjadi presiden, pasti dia tidak mau hanya menjadi sekadar boneka," kata Adhie seperti dikutip redaksi.


"Karena seburuk-buruknya boneka adalah boneka presiden. Kalau presiden boneka masih oke, tapi kalau boneka presiden itu paling buruk," sambungnya.

Adhie mempercayai bahwa Prabowo adalah pemimpin yang ikhlas sebagaimana yang pernah dikatakan Gus Dur. Buktinya, Prabowo siap menghadapi konsekuensi politik, bahkan ketika terkait dengan tuduhan pelanggaran HAM di masa Orde Baru.

"Dia ikhlas untuk bangsanya, untuk korpsnya. Sehingga dia menjadi tumbal dan keikhlasan itu kemudian dibayar dengan sekarang menjadi presiden," ungkapnya.

Adhie juga mengingat prediksi Gus Dur bahwa Prabowo baru akan menjadi presiden di usia tua. Meskipun pada 2024, Adhie memilih mendukung Anies Baswedan.

"Tidak mungkin saya meralat apa yang dikatakan oleh Gus Dur. Sehingga faktanya omongan Gus Dur memang lebih kuat, akhirnya di masa tuanya Prabowo menjadi presiden," tandas Adhie Massardi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya