Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sambut Hari Pahlawan, ASN Kota Surabaya Kompak Pakai Baju Perjuangan

SABTU, 09 NOVEMBER 2024 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penampilan berbeda ditunjukkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur.

Dalam rangka memeriahkan Hari Pahlawan pada 10 November, mereka menjalankan tugas melayani masyarakat dengan mengenakan busana bertema perjuangan dilengkapi pin merah putih pada Jumat, 8 November 2024.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Nomor 400.14.1.1/23803/436.8.6/2024 tentang Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024.


Semua ASN, termasuk kepala OPD, Lurah, Camat serta bagian pelayanan kompak mengenakan pakaian perjuangan layaknya para pahlawan di era kemerdekaan.

Pemandangan tersebut, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, salah satunya terlihat di Puskesmas Ketabang, Surabaya.

Selain itu, banyak dari ASN yang mengenakan baju pejuang ala Veteran Ikonik warna coklat lengkap dengan topi dan syal warna merah putih.

Plt Kepala Diskominfo Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, penggunaan pakaian perjuangan ini dilakukan oleh seluruh pegawai di masing-masing bidang.

Sebagai bentuk kekompakan dalam bekerja menyongsong Hari Pahlawan.

"Di akhir hari kerja di Minggu ini menyambut Hari Pahlawan para ASN diimbau mengenakan pakaian perjuangan. Semua ASN tanpa terkecuali, termasuk mereka yang melakukan pelayanan," kata Fikser.

Tak hanya memakai pakaian perjuangan, Fikser berharap, para ASN bisa mengimplementasikan semangat perjuangan di masa kini, dengan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

"Jadi selain untuk memperingati Hari Pahlawan. Harapannya ini menjadi semangat bagi para ASN untuk memberikan pelayanan di era pembangunan," demikian Fikser.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya