Berita

Tim U-20 Indonesia akan hadapi juara bertahan Uzbekistan di Piala Asia U-20 2025/PSSI

Sepak Bola

Piala Asia U-20 2025

Tim U-20 Indonesia Tantang Juara Bertahan Uzbekistan, Indra Sjafri Susun Roadmap Lebih Spesifik

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 06:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berdasarkan hasil drawing Piala Asia U-20 2025 yang berlangsung di Shenzhen, China, pada Kamis, 7 November 2024, Tim U-20 Indonesia tergabung dalam Grup C bersama Yaman, Iran, dan juara bertahan, Uzbekistan.

Dalam pengundian ini, Garuda Nusantara ditempatkan di pot 3 bersama Arab Saudi, Suriah, dan Kirgistan. Sebanyak 16 tim berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U20 2025 di China setelah menyelesaikan babak kualifikasi pada akhir September 2024. Turnamen ini sendiri akan digelara pada 6-23 Februari 2025.

Saat ini, seluruh skuad Garuda Nusantara tengah berada di Jepang untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) sejak 5 November 2024 hingga 23 November 2024, sebagai persiapan menghadapi turnamen di China. 


Pelatih Indra Sjafri memboyong 30 pemain yang dijadwalkan akan melakoni serangkaian laga uji coba, baik melawan klub-klub J-League 2 maupun menghadapi tim-tim universitas terkemuka di Jepang.

Indra Sjafri menegaskan pentingnya persiapan matang menyusul hasil drawing yang diperoleh Indonesia. 

“Kita akan membuat roadmap menuju Piala Asia U-20 2025, tentu sudah bisa secara spesifik karena lawan-lawan yang dihadapi sudah jelas. Tiga kali kita akan bertanding di Grup C, dan jika lolos, kita akan bertanding di semifinal, yang sekaligus membuka jalan menuju Piala Dunia U20 2025," ujar Indra Sjafri, dikutip laman resmi PSSI, Kamis 7 November 2024.

"Ini yang akan kita upayakan bersama pemain dan staf ofisial. Kami mulai menyusun program dengan baik, dan semoga apa yang kita targetkan bisa tercapai,” sambungnya.

Melalui roadmap yang jelas dan persiapan yang matang, Tim U-20 Indonesia diharapkan mampu meraih hasil terbaik di Piala Asia U20 2025 dan melangkah ke Piala Dunia U-20 2025.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya