Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Trump Menang, Pasar Saham AS Berpesta

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 08:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat di Bursa Wall Street menguat tajam pada Rabu, 6 November 2024 waktu setempat, atau Kamis WIB,  saat Donald Trump mengumumkan kemenangannya.

Saham Tesla, di mana sang pemilik Elon Musk, sebagai pendukung setia Trump, mengambil posisi teratas.

Dikutip dari CNBC, Indeks acuan utama mencapai rekor tertinggi, saat Donald Trump memenangkan pemilihan presiden 2024.


Industri Dow Jones melonjak 1.508,05 poin, atau 3,57 persen, ke rekor penutupan 43.729,93. 
Terakhir kali indeks Dow melonjak lebih dari 1.000 poin dalam satu hari adalah pada bulan November 2022.

Indeks S&P 500 juga melojak, mencapai titik tertinggi sepanjang masa, yaitu naik 2,53 persen menjadi 5.929,04.

Sementara, Nasdaq Composite naik 2,95 persen.

NBC News memproyeksikan bahwa Trump akan mengalahkan pesaingnya dari Partai Demokrat, Kamala Harris , setelah memenangkan sedikitnya 291 suara Electoral College, termasuk di negara bagian utama yaitu Pennsylvania, North Carolina, dan Georgia.

Saham-saham yang dianggap akan diuntungkan oleh kebijakan Trump melonjak signifikan.

Tesla mengalami kenaikan saham lebih dari 14 persen. Saham sektor perbankan juga bergerak positif, dengan JPMorgan Chase naik 11,5 persen dan Wells Fargo melonjak 13 persen.

Indeks Russell 2000, yang berfokus pada perusahaan kecil dengan orientasi domestik, melonjak 5,84 persen ke level tertinggi 52 minggunya.

kepala ekuitas Amerika di Janus Henderson Investors Marc Pinto mengatakan, Trump dipandang mendukung tarif pajak perusahaan yang lebih rendah, deregulasi, dan kebijakan industri yang mendukung pertumbuhan domestik, yang semuanya dapat memberikan lebih banyak stimulus bagi ekonomi AS dan menguntungkan aset berisiko. 

"Selama pemilihan umum 2016, Indeks S&P 500 naik hampir 5 persen dari sehari sebelum pemilihan presiden hingga akhir tahun dalam apa yang dikenal sebagai reli Trump. Kami memperkirakan tren serupa dapat terjadi kali ini juga," katanya. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Trenggono Akui Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 16:24

Razia Balap Liar di Pinang Ranti, Brimob cuma Amankan Satu Sepeda Motor

Senin, 08 Juni 2026 | 16:18

Tujuh Advokat Gugat Otto Hasibuan di PN Balikpapan

Senin, 08 Juni 2026 | 16:05

Silmy Karim Diperiksa Perdana KPK dengan Tangan Diborgol

Senin, 08 Juni 2026 | 16:04

Said Iqbal Merapat ke Istana, Siap Dilantik Jadi Penasihat Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 16:03

Wadirut Pertamina Kunjungi Kilang Balongan Pastikan Operasional Berjalan Baik

Senin, 08 Juni 2026 | 15:57

Jangan Kaget Masalah Ijasah Palsu Tidak akan Selesai

Senin, 08 Juni 2026 | 15:55

KPK Panggil 4 Swasta Kasus Gratifikasi di Lingkungan MPR

Senin, 08 Juni 2026 | 15:47

Profil Shin Tae Yong, Tangan Dingin Penakluk Jerman yang Kini Membesut Persija

Senin, 08 Juni 2026 | 15:45

Nanik S Deyang Berkebaya Biru Jelang Dilantik Jadi Kepala BGN

Senin, 08 Juni 2026 | 15:35

Selengkapnya