Berita

Kendaraan Maung Garuda buatan PT Pindad jadi pilihan untuk dijadikan mobil dinas para pejabat/Dok PT Pindad

Nusantara

Dukung Kebijakan Kendaraan Dinas Produksi Lokal, Pemprov Lampung Siapkan Anggaran

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 04:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan kesiapan untuk mengalokasikan dana dalam rangka peralihan penggunaan kendaraan dinas bagi kepala daerah dengan kendaraan buatan dalam negeri. Ini merupakan bentuk dukungan terhadap produk lokal.

Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin menyampaikan, Pemprov Lampung menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat untuk mengimplementasi kebijakan ini.

"Jika sudah ada instruksi dari pemerintah pusat, kami di daerah akan mematuhinya," ujar Samsudin, dikutip RMOLLampung, Rabu, 6 November 2024.


"Kami mendukung sepenuhnya rencana penggunaan kendaraan dinas buatan lokal sebagai langkah nyata mencintai produk dalam negeri. Kami juga percaya kepada PT Pindad, yang akan memproduksi kendaraan dinas ini," sambungnya.

Sementara itu, produsen alat pertahanan, PT Pindad, telah memulai produksi kendaraan taktis jenis Maung Garuda, yang ditujukan untuk para pejabat dari tingkat menteri hingga bupati. 

Tahap pertama produksi kendaraan ini diperuntukkan bagi para menteri, disusul tahap kedua untuk wakil menteri, dan selanjutnya untuk gubernur dan bupati.

Presiden Prabowo Subianto pun telah memberi contoh penggunaan kendaraan lokal dengan memilih Maung sebagai mobil kepresidenan, yang dimodifikasi sebagai MV3 Limousine berwarna putih. Kendaraan ini dibuat dengan 70 persen bahan komponen dalam negeri dan 30 persen sisanya dari luar negeri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya