Berita

Kandidat Presiden Donald Trump (kiri) dan Kamala Harris (kanan)/AP

Dunia

Kontras Kubu Trump dan Harris Hadapi Hasil Pemilu Sementara

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
RABU, 06 NOVEMBER 2024 | 14:46 WIB

Hasil sementara pemilihan presiden AS 2024 menunjukkan mantan Presiden Donald Trump memimpin atas Wakil Presiden Kamala Harris dengan perolehan suara elektoral yang signifikan.

Proyeksi dari berbagai media utama menunjukkan Trump memperoleh 51,2 persen suara, sementara Harris meraih 47,4 persen suara. 

Antusiasme tinggi dari para pendukung Trump terlihat di Palm Beach County Convention Center, Florida. 


Florida, yang merupakan negara bagian yang memiliki 30 suara elektoral, menjadi salah satu kemenangan besar Trump, yang sebelumnya menghadapi berbagai masalah hukum di New York. Dengan proyeksi kemenangan di negara bagian ini, Trump semakin mendekati kemenangan.

Dalam pemilu sebelumnya, termasuk pada tahun 2016 melawan Hillary Clinton. Trump memberikan pidato kemenangan pada malam pemilihan meskipun penghitungan suara masih berlangsung. 

Hal ini sempat menimbulkan kontroversi, karena biasanya kandidat menunggu hasil resmi dan final sebelum mengklaim kemenangan.

Trump telah memberikan pidato kemenangannya di West Palm Beach, Florida dengan disambut sorak-sorai pendukungnya.

Di sisi lain, Kamala Harris, yang masih menunggu hasil final, belum memberikan pidato. 

Co-chair kampanye Harris, Cedric Richmond, mengonfirmasi bahwa Harris akan berbicara kepada publik esok hari, sementara penghitungan suara terus berlangsung.

“Kami masih memiliki suara yang harus dihitung. Kami masih memiliki negara bagian yang belum dipanggil. Kami akan terus berjuang sepanjang malam untuk memastikan bahwa setiap suara dihitung, setiap suara didengar,” ucapnya, dikutip 6 November 2024.

Acara dukungan untuk Harris di Howard University meredup seiring berjalannya waktu. Meskipun, para pendukung terus memberikan sorakan penyemangat tiap kali hasil menguntungkan mereka.

Perbedaan mencolok dalam suasana di antara kedua kubu ini menandai ketegangan dalam pemilu yang diprediksi akan berlangsung hingga penghitungan suara selesai.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya