Berita

Sopir taksi online terluka parah saat menjadi korban perampokan di Medan/Ist

Politik

WKI Dukung Polisi Tembak Perampok Sadis Taksi Online di Medan

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 21:28 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Perampokan sadis yang dialami oleh salah seorang sopir taksi online bernama Khairul Putra Harahap menuai kecaman dari masyarakat. Mereka meminta agar pihak kepolisian lebih sigap lagi dalam menciptakan kondisi keamanan bagi masyarakat.

Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Wira Karya Indonesia, Edison Tamba menilai, maraknya aksi kejahatan ini menjadi tamparan keras bagi aparat kepolisian. Ia mendukung agar pihak kepolisian bertindak tegas kepada para pelaku kejahatan sadis.

“Polisi harus memberi contoh penanganan yang membuat para pelaku kejahatan menjadi jera. Pelaku begal, rampok hingga geng motor baiknya tembak di tempat saja,” katanya dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut, Selasa, 5 November 2024.


Dijelaskannya, orang-orang yang mencari nafkah seperti sopir taksi maupun ojek online merupakan pahlawan bagi keluarga masing-masing. Mereka menempuh berbagai resiko untuk menghidupi keluarga.

“Akan menjadi sebuah kondisi yang memprihatinkan jika resiko kejahatan yang mengancam mereka tidak dapat direduksi oleh polisi selaku pihak yang berwenang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Diketahui aksi perampokan terhadap sopir taksi online terjadi pada Senin, 4 November 2024 di kawasan Jalan Imam Bonjol Medan. Korban menderita luka sangat parah pada lehernya karena digorok oleh pelaku.

Sampai saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan pelaku belum berhasil ditangkap.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya