Berita

"Jakarta Bekerja!" yang diinisiasi Cinta Secita menjembatani para pencari kerja dengan pemberi kerja/Istimewa

Nusantara

"Jakarta Bekerja!" Beri Terobosan Bagi Warga Jakarta

SELASA, 05 NOVEMBER 2024 | 14:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rencana pemindahan Ibukota Negara menuju Nusantara di Kalimantan tak perlu membuat warga Jakarta gelisah. Pengesahan Undang-undang Nomor Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) memproyeksikan Jakarta ke depan sebagai pusat ekonomi nasional serta kota global. 

Untuk itu, optimalisasi peran Jakarta sebagai mercusuar ekonomi Indonesia menjadi momentum yang harus disadari dan dimanfaatkan sebaik-baiknya

Adalah sebuah komunitas anak muda bernama ‘Cinta Secita’ menghadirkan terobosan untuk mewujudkan kesempatan kerja bagi warga Jakarta. Cinta Secita melahirkan program istimewa yakni "Jakarta Bekerja!" menyasar target kelompok Gen Z dan Milenial, yakni usia angkatan kerja yang ber-KTP Jakarta atau yang berdomisili di Jakarta.


”Kami mengajak angkatan kerja di Jakarta untuk mencari peluang pekerjaan di sektor pekerjaan yang memang populer dan banyak diminati di kelompok anak muda Jakarta saat ini. Kami berharap kehadiran ’Jakarta Bekerja!’ dapat menjadi salah satu program percontohan forum penyediaan lapangan pekerjaan yang nantinya dapat difasilitasi oleh pemimpin Jakarta berikutnya,” kata inisiator dan penyelenggara ’Jakarta Bekerja!’, Sukma Putri Maharani, melalui keterangannya, Selasa, 5 November 2024.

Riri, sapaan akrabnya, memaparkan, "Jakarta Bekerja!" bertujuan untuk menjembatani para pencari kerja dan pemberi kerja dalam sesi Job Fair ’Jelajah Kerja Kreatif’. 

Selain itu, "Jakarta Bekerja!" juga menyediakan wadah diskursus dan edukasi melalui sesi Talk Show "Masa Depan Ekonomi Kreatif Jakarta: Mari Bangun Bersama" yang diisi oleh pembicara dan moderator ternama, serta sesi Workshop Public Speaking sebagai wadah pelatihan cara berkomunikasi yang baik dalam dunia kerja. Sebagai sesi hiburan, beberapa talenta musik meramaikan acara di kawasan Diponegoro, Jakarta Pusat, ini.

”Pembangunan dan pemerataan ekonomi bagi seluruh penduduknya merupakan sebuah unsur penting dalam menopang Jakarta sebagai mercusuar ekonomi Indonesia. Pemerataan ekonomi yang berkeadilan sosial di Jakarta harus didukung oleh ketersediaan lapangan pekerjaan serta sumber daya manusia yang berkualitas,” papar Riri. 

Ia menekankan, "’Jakarta Bekerja!" merupakan kegiatan Job Fair yang diprakarsai oleh ’Cinta Secita’, yang mencoba menangkap berbagai fenomena dan gejolak ekonomi guna mengoptimalisasikan pembangunan dan pemerataan ekonomi di Jakarta. Khususnya permasalahan lapangan pekerjaan dan persiapan sumber daya manusia, melalui penguatan sektor ekonomi kreatif. 

Beberapa perusahaan yang populer sektor kerjanya di kalangan anak muda tampak bergabung dalam Job Fair perdana ini. antara lain Danjyo Hiyoji, Photograms, Aidea Group, C Studios, dan PT Samartha Adiwidia Saschya.
 
”Kami berharap event ini mampu memberikan manfaat guna mempermudah warga Jakarta dalam mendapatkan edukasi, jejaring, serta kesempatan kerja yang lebih luas, khususnya pada sektor ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya