Berita

Komika yang juga mantan pemain PSMS Medan, Oki Rengga/net

Politik

Oki Rengga Prihatin ‘PSMS Hancur’ jadi Alat Politik Pilkada Sumut

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 20:32 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Teriakan pendukung Bobby Nasution-Surya yang menyebut “PSMS Hancur” menuai keprihatinan dari komika yang juga mantan pemain PSMS Medan, Oki Rengga. Sosok yang kini menjadi salah satu idola komika tanah air ini mengaku sangat miris ketika klub sepakbola kebanggaan Sumatera Utara itu dijadikan senjata untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon.

“Benar saat ini secara klasemen PSMS berantakan, tapi bukan berarti kalian yang selama ini tidak berkontribusi terhadap PSMS Medan bisa seenaknya mencaci, menjelek-jelekkan PSMS demi kepentingan politik,” katanya melalui akun media sosial yang dilihat, Jumat, 1 November 2024.

Oki Rengga yang dulu berposisi kiper ketiga di PSMS Medan tersebut menegaskan, PSMS Medan merupakan klub sepakbola milik semua masyarakat Sumatera Utara. Klub itu harus mendapat dukungan dari seluruh pihak untuk dapat meraih prestasi yang semakin baik. Ia yakin, dengan segala kondisi yang ada, para pemain hingga pelatih PSMS Medan sangat berusaha untuk mendapat hasil yang terbaik.


“Kesulitanya kita tidak main di stadion kebanggaan, numpang di stadion orang, itu juga jadi kendala. Jadi yang mau berpolitik lewat PSMS, yang harus kalian lakukan adalah membangun PSMS bukan menjadikan PSMS menjadi senjata untuk menjatuhkan lawan politik maupun sebaliknya. Politik itu untuk mensupport,” tegasnya.

Pada sisi lain, Oki juga meminta agar pasangan calon gubernur dan wakilnya segera merealisasikan janji kepada PSMS Medan dan tidak menjadikannya sebagai kendaraan politik.

“Untuk cagub saat ini kalau punya janji ke PSMS buktikan jangan hanya jadikan PSMS jadi kendaraan. Mudah-mudahan PSMS dikelola dengan baik dan tidak hanya dikelola pas ada kepentinga aja,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya