Berita

Thomas Trikasih Lembong/RMOL

Hukum

Di Mata Dino Patti Djalal: Tom Lembong Tidak Korup dan Idealis

KAMIS, 31 OKTOBER 2024 | 07:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal buka suara terkait penetapan Thomas Trikasih Lembong (TTL) alias Tom Lembong sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2015.

Dino mengaku mengenal baik Tom Lembong selama puluhan tahun, tepatnya sejak 2003 saat aktif mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maju dalam gelaran Pilpres 2004.

"Sy mengenal Tom sbg sosok yg mempunyai intelektualitas tinggi, baik hati, tidak korup & idealis," kata Dino  dalam akun media X pribadinya yang dikutip Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 31 Oktober 2024.


Di mata Dino, Tom Lembong merupakan sosok yang selalu kritis melihat berbagai masalah bangsa.

Meski begitu, mantan Dubes RI untuk AS ini mengaku tahu apabila Tom Lembong mempunyai banyak musuh sejak berbalik badan menentang mantan bosnya. 

"Kalaupun ada langkah kebijakannya yg keliru, sy sinyalir itu bukan krn motivasi memperkaya diri, dan lebih krn false judgment atau oversight, namun memberikan celah utk dijerat oleh pihak yg mampu memberdayakan mekanisme "adanya pengaduan masyarakat" (yg dlm dunia hukum kita bisa direkayasa)," kata Dino.

"Padahal menurut CNN Indonesia, impor gula juga (lebih) banyak dilakukan Mendag2 setelah dia. Disini perlu konsistensi dlm penegakan hukum. God be with you, Tom," pungkasnya.


Diketahui, Kejagung juga menetapkan Direktur Pengembangan Bisnis PT PPI berinisial CS sebagai tersangka dalam kasus importasi gula tersebut. 

Atas perbuatannya, Tom Lembong dan CS disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal mencapai seumur hidup. 

Keduanya juga sudah ditahan selama 20 hari ke depan oleh Kejagung. Tom Lembong ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Sedangkan CS ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejagung.





Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya