Berita

Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang/RMOL

Politik

Komisi VIII DPR Sepakat Penyelenggaraan Haji 2024 Tanggung Jawab Menag

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 18:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembahasan soal evaluasi penyelenggaraan haji 2024 yang digelar Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Agama dan lembaga terkait, Rabu 30 Oktober 2024, berlangsung alot.

Pihak Komisi VIII dan Kementerian Agama punya pandangan berbeda terkait evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2024.

"Agak alot sebetulnya pembahasan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji maupun keuangannya. Memakan waktu rapat-rapatnya, sampai tiga kali. Satu sampai kita buat grup diskusi, kemudian rakernya dua kali," kata Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, usai rapat di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu, 30 Oktober 2024.


Marwan mengatakan, dalam tahap laporan tersebut pemerintah menyampaikan ke DPR seolah-olah tidak ada masalah dalam penyelenggaraan haji 2024.

"Maka DPR menyampaikan ini tidak benar, bahwa penyelenggaraan haji itu sebetulnya ada perbedaan mendalam antara DPR Komisi VIII bersama pemerintah, yang berujung menjadi dibawa ke rapat pansus. Sehingga kita minta perbaikan mencerminkan keadaan yang sesungguhnya," tuturnya.

Atas dasar itu, antara pemerintah dan parlemen bersepakat bahwa penyelenggaraan ibadah haji 2024 sepenuhnya menjadi tanggung jawab Menag. 

"Kita berdasarkan raker panja dan sudah diterbitkan keppres, pemerintah tetap bersikukuh berdasarkan kebijakan menteri. Tidak akan ketemu. Maka karena itu, kita membuatkan poin-poin penyelenggaraan ibadah haji itu sepenuhnya kepada Menag, baik penyelenggaraan maupun keuangan," ujarnya.

"Nah itu yang pada akhirnya kita putuskan," demikian Marwan Dasopang.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya