Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Dibuka Rp15.736 Jelang Akhir Oktober 2024

RABU, 30 OKTOBER 2024 | 11:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah dibuka ke Rp15.736 per Dolar AS pada perdagangan Rabu pagi,  30 Oktober 2024.

Mata uang Garuda itu menguat 35 poin, atau plus 0,22 persen jelang akhir bulan Oktober ini.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya terpantau kompak menguat hari ini. Won Korea Selatan tercatat tumbuh 0,09 persen, Peso Filipina plus 0,04 persen, dan Baht Thailand naik 0,01 persen.


Selanjutnya, Yen Jepang menguat 0,10 persen dan Dolar Hong Kong naik tipis 0,01 persen. Sedangkan Dolar Singapura dan Yuan China stagnan di posisi sebelumnya, serta Ringgit Malaysia melemah 0,03 persen.

Di sisi lain, mayoritas mata uang di negara maju terpantau bergerak bervariasi. Dolar Australia menguat 0,05 persen, Dolar Kanada dan Euro Eropa tumbuh tipis 0,01 persen dan euro Eropa menguat 0,01 persen.

Sementara Poundsterling Inggris melemah 0,05 persen dan Franc Swiss minus 0,03 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya