Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Survei Parameter: Pemilih Mengambang Capai 42,6 Persen

SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Paramater Politik Indonesia (PPI) merilis hasil survei terbarunya mengenai opini publik peta elektoral Calon Kepala Daerah provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Survei dilakukan pada kurun waktu 21-25 Oktober 2024 dengan melibatkan 1200 responden. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,8 persen.

Hasil survei menunjukkan pada elektabilitas pasangan Ridwan Kamil dan Suswono memimpin sementara di angka 47,8 persen atau unggul dari pasangan Pramono Anung dan Rano Karno di 38,0 persen. 


"Sementara pasangan Dharma-Kun didukung oleh 4,3 persen pemilih," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa 29 Oktober 2029.

Data menunjukkan ada 32,7 persen pemilih di Pilgub Jakarta masih belum loyal dan memungkinkan untuk mengubah pilihannya ke pasangan lain. 

Jika angka pemilih tidak loyal digabung dengan pemilih undeciede alias bimbang sebesar 9,9 persen, maka secara total ada 42,6 persen pemilih mengambang yang masih bisa melabuhkan pilihannya ke calon manapun. 

"Sehingga Pilgub Jakarta masih jauh dari kata selesai," tegas Adi.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menambahkan, mayoritas memilih mengambang baru akan memastikan pilihannya jelang hari H pencoblosan. 

Karena itu Adi mengingatkan segala kemungkinan masih dapat terjadi dalam waktu satu  bulan ke depan. Tergantung dari kekuatan strategi dan agresivitas mesin kampanye ketiga pasangan calon. 

"Kerja sampai ujung adalah kuncinya," demikian Adi.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya