Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Quishing, Modus Baru Penipuan Lewat QR Code

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 13:30 WIB

Kode QR kini sering ditemui di berbagai tempat, biasanya digunakan untuk pembayaran atau sekadar membuka menu di restoran. Namun, belakangan ini, muncul modus penipuan baru melalui kode QR yang dikenal sebagai "quishing."

Quishing adalah gabungan metode kode QR dan phishing, di mana pelaku kejahatan "memancing" calon korban untuk memberikan informasi pribadi mereka.

Quishing terjadi ketika korban memindai kode QR palsu. Kode tersebut kemudian mengarahkan korban ke situs web palsu yang meniru entitas terpercaya. Di situs palsu ini, pengguna diminta untuk memasukkan informasi pribadi.


Terjadi secara global, beberapa pemberi pinjaman, termasuk Santander, HSBC, dan TSB, bergabung dengan Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris dan Komisi Perdagangan Federal AS untuk menyuarakan keprihatinan terkait masalah ini.

Dilansir dari Financial Times, para ahli menyatakan bahwa metode seringkali lolos dari filter keamanan siber perusahaan.

"Yang menjadi daya tarik bagi penjahat adalah bahwa hal ini melewati semua pelatihan keamanan siber dan produk kami," ujar Chester Wisniewski, Penasihat Senior Sophos, dikutip Senin 28 Oktober 2024. 

Kode QR mengandung data, seperti URL atau informasi pembayaran, dalam bentuk kode biner. 

Meskipun sebagian besar ponsel pintar menampilkan pratinjau singkat URL dari kode QR yang dipindai, ini tidak berfungsi untuk mendeteksi apakah tautan tersebut palsu. 

"Serangan ini memanfaatkan fakta bahwa kode QR sulit ditafsirkan secara visual, sehingga korban tidak tahu ke mana diarahkan hingga terlambat," kata Amir Sadon, direktur penelitian di Sygnia.

Menurut penelitian IBM, serangan phishing yang melibatkan tautan berbahaya terus merugikan nasabah dan perusahaan, dengan rata-rata biaya global untuk pelanggaran data meningkat hampir 10 persen menjadi 4,9 juta Dolar AS pada 2024.

Untuk menghindari quishing, pengguna dapat menghindari memindai kode QR di tempat umum yang tidak jelas sumbernya. Selain itu, pastikan juga mengaktifkan autentikasi dua faktor dan keluar dari perangkat yang tidak lagi digunakan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya