Berita

Calon Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat membuat laporan di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah/Ist

Politik

Disebut Hadratussyaikh, Arif Sugiyanto Pilih Lapor Polisi

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 22:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengambil langkah hukum dengan melaporkan penulis berita online dengan dugaan pencemaran nama baik yang mengandung hoax, fitnah dan pelecehan.

Dia melaporkan langsung ke Mapolres Kebumen, Jawa Tengah, pada Jumat malam 25 Oktober 2024, dengan nomor register Rekom/238/X/2024/SPKT.

Dalam berita itu, Arif disebut sebagai Hadratussyaikh dan Panglima Para Kiai se Kabupaten Kebumen. Menurutnya, itu sebagai bentuk pelecehan, karena dia tidak pernah didaulat sebagai mahaguru.


"Itu jelas bentuk penghinaan, masa disebut hadratussyaikh. Ada kalimat yang tidak sepantasnya dan itu ngarang," ujar Arif dalam keterangannya, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Dia menegaskan bahwa fakta-fakta dalam berita itu dipastikan tidak ada. Bagi dia, penulis hanya beropini menggunakan imajinasinya.

Adanya berita itu, lanjutnya, telah meresahkan masyarakat, terutama di kalangan para kiai santri. Terlebih isi beritanya juga menyinggung kiai dan pondok pesantren ternama di Kebumen.

"Coba bayangkan, kalau misalkan dari alim ulama terpancing, para santri-santrinya terpancing. Kemudian loyalis saya juga terpancing, ini kan akan menjadi benturan keras," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya