Berita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Prabowo Diingatkan Soal Gelagat Bahlil Bak Duri Dalam Daging

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto harus waspada, terhadap gelagat Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Bahlil Lahadalia yang potensi merugikan pemerintahan yang dipimpinnya. 

Pengamat politik Citra Institute, Efriza memandang, Bahlil belakangan memperlihatkan sikap yang tak menghormati Prabowo sebagai Presiden kedelapan RI dalam menyusun kabinet. 

Pasalnya, Bahlil mengungkap asal usul Golkar mendapat tambahan 3 kursi menteri di Kabinet Merah Putih. Yaitu, dengan menyebut ada permintaan dari Partai Gerindra untuk mendapatkan kursi Ketua MPR RI. 


"Bahlil jelas layaknya tokoh yang bersifat 'duri dalam daging'," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Sabtu, 26 Oktober 2024.

Menurutnya, komunikasi politik Bahlil cenderung merusak citra pemerintahan, karena seolah-olah Presiden Prabowo bisa dilobi untuk penunjukkan menteri. 

"Komunikasi politik Bahlil menunjukkan bukan saja rahasia pengelolaan kekuasaan gampang sekali diumbar ke publik, tetapi sekaligus juga mengesankan hak prerogatif Presiden Prabowo dalam pemilihan menteri-menteri sudah diobral," tuturnya. 

Oleh karena itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) itu mewanti-wanti Prabowo agar berhati-hati dengan manuver politik Bahlil. 

"Yang dapat merusak soliditas pemerintahan dengan komentar-komentar Bahlil yang menjurus kepada pembentukan persepsi dan sentimen negatif publik terhadap Pemerintahan Prabowo ini," demikian Efriza menambahkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya