Berita

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi bersama istri, Ika Octaviana, berziarah ke makam orang tuanya/Ist

Nusantara

Teguh Setyabudi Ziarah ke Makam Orang Tua di Banyumas

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mengisi hari libur akhir pekan, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, H. Teguh Setyabudi bersama istri, Hj. Ika Octaviana, berziarah ke makam orang tuanya di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Teguh khusyuk berdoa di depan pusara ayahandanya, H. Kardoyo bin Djanawi yang meninggal pada tahun 1992 dan ibunda, Hj. Sulastri binti Martosoepono yang wafat pada tahun 2008. Semasa hidupnya, kedua orangtua Teguh merupakan guru.

Menurut Teguh, ziarah kubur untuk mendoakan mereka yang telah berpulang merupakan tradisi di Indonesia. 


"Apalagi sebagai muslim kita juga senantiasa diajarkan untuk selalu mendoakan orang tua," kata Teguh yang dikutip redaksi.

Teguh Setyabudi dilantik sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada 17 Oktober 2024.

Teguh dilahirkan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada 8 Maret 1967. Dia merupakan anak keempat dari sembilan bersaudara pasangan Drs. H. Kardoyo (almarhum) dan Hj Sulastri (almarhumah).

Sejak kecil Teguh dibesarkan di lingkungan pendidikan. Sebab, kedua orang tuanya adalah guru. Pendidikan dari TK sampai dengan SMA ditempuh di tempat kelahirannya Purwokerto, Banyumas.  

Selepas lulus SMA pada tahun 1986 di Purwokerto, Teguh melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi dan diterima di Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan menjabat Ketua Senat Mahasiswa Fisipol UGM di tahun 1987 sampai 1988.

Setelah 3,5 tahun menjabat sebagai Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri, pada akhir tahun 2013, Teguh mendapat mutasi dan menduduki jabatan sebagai Direktur Penataan Daerah dan Otonomi Khusus pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri.

Pada tahun 2016, Teguh dilantik sebagai Kepala BPSDM Kemendagri. Selanjutnya, pada 19 Februari 2018, Teguh mendapat amanah dan kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara. 

Pada tahun 2020 Teguh Setyabudi berhasil menyelesaikan studi S3-nya dan memperoleh gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan predikat Cumlaude.

Pada tahun 2020, Teguh dipercaya untuk menjadi Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara.



Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya