Berita

Presiden Prabowo Subianto dalam acara pembekalan anggota Kabinet Merah Putih, di Magelang, Jawa Tengah/Ist

Politik

Bangun Subuh Pakai Terompet, Cara Prabowo Bentuk Kedisiplinan Anggota Kabinet

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 17:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Momen pembekalan lanjutan anggota Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, dinilai sebagai upaya Presiden Prabowo Subianto membentuk kedisiplinan jajarannya.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, cara Prabowo membentuk kedisiplinan para pembantunya salah satunya dengan cara membangun mereka di waktu subuh menggunakan terompet, seperti yang diberlakukan kepada pada anggota militer.

"Presiden Prabowo hendak memberikan pesan politik kepada jajaran kabinet agar memiliki loyalitas seperti militer atau dalam istilah Prabowo sendiri the military way, yakni bekerja keras, disiplin," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Sabtu, 26 Oktober 2024.


Lebih dari itu, sosok yang kerap disapa Biran itu juga memandang kegiatan pembekalan di Magelang juga sengaja dibentuk semi militer, untuk menunjukkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Dan hanya setia kepada bangsa dan negara, bukan personal individu termasuk dirinya. Presiden Prabowo hendak memberikan pesan politik itu," tuturnya.

Selain itu, pemberlakuan yang sama kepada semua anggota kabinet di kegiatan pembekalan, juga dalam rangka menyamakan semangat untuk bersiap melaksanakan tugas negara.

"Presiden Prabowo hendak memberikan pesan politik kepada jajaran kabinet bahwa untuk mewujudkan semua visi, misi dan program yang pro rakyat harus dilakukan dengan kerja sama tim yang solid, bonding antar sesama tim dan pemimpin, bonding dengan rakyat juga kuat," tambahnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya