Berita

Bank Permata/Net

Bisnis

Bank Permata Kantongi Laba Rp2,8 Triliun, Naik hingga 30 Persen

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 14:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Permata Tbk (BNLI) mencatat laba bersih Rp2,8 triliun pada kuartal III-2024. Angka ini meroket 30,1 persen secara tahunan (yoy) dibanding periode sebelumnya Rp2,1 triliun.

Direktur Utama Permata Bank Meliza M. Rusli mengatakan kinerja positif ini terjadi berkat kerja sama antara perseroan dengan para mitra.

"Hal ini juga tidak lepas dari komitmen dan kolaborasi yang dibangun oleh Permata Bank bersama mitra. Termasuk dengan Bangkok Bank yang telah menjadi induk usahanya beberapa tahun terakhir," kata Meliza dalam keterangan resmi, Jumat 25 Oktober 2024.


Selain itu, pertumbuhan laba ini juga didorong oleh penyaluran kredit yang meningkat menjadi Rp150,8 triliun atau naik 8,6 persen dari perdagangan sebelumnya.

 "Hasil ini membuktikan posisi bank, sebagai bagian dari Bangkok Bank, yang semakin solid ditopang dengan kolaborasi dan kerja sama untuk menjadikan Permata Bank sebagai mitra terpercaya bagi nasabahnya," kata Meliza.

Adapun pada kuartal-IIl 2024, Bank Permata mencatat total aset yang tumbuh sebesar 1,1 persen menjadi Rp254,6 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Permata Bank juga menyalurkan kredit kepada masyarakat seperti segmen korporasi, komersial, dan konsumer.

Penerapan optimalisasi neraca secara berkelanjutan ini telah berdampak positif pada rasio Loan-to-Deposit (LDR) yang juga meningkat ke level 81,6 persen di bulan September 2024 dibandingkan 75,6 persen pada September 2023.

Sementara itu, dari sisi pendanaan, total simpanan nasabah meningkat menjadi Rp183,3 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2024, diiringi rasio simpanan giro dan tabungan (CASA) yang terjaga di level 55,1 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya