Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang/Istimewa

Politik

Siti Zuhro: Prabowo Sedang Warning Keras para Pembantunya

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 13:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan tegas Presiden Prabowo Subianto dalam rapat bersama jajaran anggota Kabinet Merah Putih diapresiasi banyak masyarakat.

Salah satunya, tentang arahan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani agar memangkas anggaran untuk seremoni para pejabat.

Ahli politik dari BRIN, Profesor Siti Zuhro berpendapat, pernyataan Prabowo itu mengingatkannya kepada debat presiden sebelum 2024. Di mana Prabowo berkali-kali menyinggung soal anggaran negara. 


“Mungkin kita bisa flashback ya jauh dari tahun 2024, ketika ikut kompetisi, itu yang disebut Pak Prabowo pada debat-debat dulu ya. Bukan tahun 2024, bocor, bocor itu,” kata Siti Zuhro kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat, 25 Oktober 2024.

“Itu artinya APBN ternyata tidak sesuai, tidak tepat sasaran, banyak korupsilah,” sambungnya.

Dalam pandangan Siti Zuhro, Prabowo ingin membawa semangat reformasi yang menghindari budaya KKN setelah rezim Orde Baru digulingkan.

“Kita menandai dari era Orde Baru ke era Reformasi itu kan semangatnya atau ruhnya itu adalah memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme, sampai tuntas, total,” jelasnya.

Oleh karena itu, Prabowo ingin seluruh pembantunya melakukan reformasi itu, kata Siti Zuhro. Salah satunya dengan tidak main-main di kabinet atau menggunakan fasilitas negara dengan sembarangan.

“Ini harus ditopang berbagai langkah strategis, untuk mewujudkan angan-angannya yang besar tadi itu. Maka, untuk Indonesia yang memang di kelas bencana korupsi, itu yang diobati dulu,” paparnya.

“Selain tentu menghadirkan kualitas penegakan hukum yang proper dan dimulai secara elitis, oleh para pejabat yang sudah dilantik kemarin dan sudah 'dihambalangkan' dan 'dimagelangkan',” tutupnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya