Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

UMKM Keripik Pisang Lampung Tumbuh Pesat Berkat Pemberdayaan BRI

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 09:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bakauheni, Lampung, semakin berkembang berkat dukungan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). 

Salah satu contoh sukses adalah Riki Junaidi, pemilik usaha keripik pisang "Njik Njik," yang merintis usahanya sejak 15 November 2015. Berkat pemberdayaan dari BRI, usahanya kini semakin berkembang pesat.

Riki memanfaatkan melimpahnya pasokan pisang di Bakauheni dengan menjadikannya sebagai bahan utama keripik pisang, oleh-oleh khas Lampung yang digemari wisatawan. 


“Setiap wisatawan pasti bertanya, di mana bisa mendapatkan keripik pisang,” ujar Riki dalam keterangan yang dikutip Kamis 24 Oktober 2024.

Namun, perjalanan Riki tidak selalu mulus. Pada awalnya, ia menghadapi kesulitan dalam memasarkan produknya. Untuk memperkenalkan produknya, Riki memberikan tester kepada masyarakat sekitar selama tiga bulan. 

“Kami ingin memastikan produk kami layak jual sebelum diluncurkan secara resmi," tambahnya.

Selain itu, ia juga menghadapi kendala dalam mencari sumber daya manusia (SDM). Untuk mengatasinya, Riki kemudian merekrut dan melatih tetangganya, serta menggunakan sistem titip jual di warung-warung sekitar untuk mempermudah penjualan.

Keunikan produk "Njik Njik" terletak pada proses penggorengan yang dilakukan tiga kali, sehingga menciptakan cita rasa khas. Saat ini, omzet keripik pisang Riki mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Riki mengapresiasi peran BRI yang telah memberikan berbagai bentuk dukungan, mulai dari pelatihan hingga bazar. 

"Kami berharap bisa terus terlibat dalam pelatihan dan pameran yang diselenggarakan BRI untuk mendukung kemajuan UMKM kami," kata Riki.

BRI sendiri terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif, termasuk program Bazaar UMKM BRILiaN yang digelar secara rutin sejak 2021. Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Mikro BRI, Muhammad Candra Utama, menjelaskan bahwa bazar ini bertujuan memperluas jangkauan pasar produk UMKM. 

“Kegiatan Bazaar UMKM BRILiaN telah menjadi program rutin kami sejak 2021. Kali ini, para pelaku usaha menghadirkan produk unggulan yang mencerminkan potensi terbaik dari daerah mereka, seperti buah-buahan segar, keripik pisang, talas, dan banyak lagi. Kami berkomitmen untuk terus mendukung produk-produk unggulan ini agar penjualan dan jangkauan pasarnya semakin meluas,” ungkapnya.

Dengan dukungan yang terus mengalir dari BRI, Riki Junaidi dan UMKM lainnya di Bakauheni berharap dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal mereka di pasar yang lebih luas.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya