Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Persediaan Luber, Harga Minyak Berjangka Merosot Lebih dari Satu Persen

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 07:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia melorot lebih dari satu persen karena pasokan Amerika melonjak lebih dari ekspektasi.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot 1,08 Dolar AS atau 1,42 persen menjadi 74,96 Dolar AS per barel pada perdagangan Rabu 23 Oktober 2024 waktu setempat atau Kamis pagi WIB. 

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut 97 sen, atau 1,35 persen, menjadi 70,77 Dolar AS per barel.


Pekan lalu, harga minyak tersungkur lebih dari 7 persen karena kekhawatiran tentang permintaan China dan meredanya ketakutan tentang potensi gangguan pasokan minyak Timur Tengah. 

Sebelumnya, persediaan minyak mentah Amerika melonjak 5,5 juta barel menjadi 426 juta barel dalam pekan yang berakhir hingga 18 Oktober, menurut Badan Informasi Energi (EIA). Angka ini melampaui ekspektasi analis dalam jajak pendapat  Reuters  untuk kenaikan 270.000 barel.

Pengolahan minyak mentah meningkat lebih lanjut karena fasilitas selesai menjalani perawatan musim gugur, menurut analis. 

Namun, dampak peningkatan persediaan minyak mentah terhadap harga agak diimbangi oleh kekhawatiran atas potensi risiko pasokan minyak dari konflik di Timur Tengah. 

"Pelaku pasar memperkirakan konflik Timur Tengah akan berlangsung lebih lama, dengan kesepakatan gencatan senjata yang berpotensi menemui kebuntuan," kata analis IG, Yeap Jun Rong.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya