Berita

Ilustrasi/Net

Sepak Bola

Liga 1 Dipastikan Tetap Bergulir Saat Piala AFF 2024

RABU, 23 OKTOBER 2024 | 19:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kompetisi kasta tertinggi, Liga 1 2024-2025, akan tetap berjalan sesuai jadwal saat gelaran Piala AFF 2024. 

Keputusan ini diambil PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi, karena Liga 1 sudah cukup banyak terhenti oleh jeda internasional alias FIFA Matchday. Ditambah, PSSI kini punya kebijakan untuk memanggil pemain H-5 sebelum FIFA Matchday, membuat Liga 1 harus mengalah.

Nah, jika Liga 1 kembali berhenti saat Piala AFF, maka jadwal kompetisi akan makin molor. Sehingga, agar bisa tepat jadwal, Liga 1 bakal terus bergulir selama Piala AFF 2024.


"Untuk musim ini saat Piala AFF, (Liga 1) jalan terus. Kualifikasi (Piala Dunia 2026) baru berhenti," ucap Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, kepada wartawan, Rabu, 23 Oktober 2024.

"Selebihnya (Liga 1) jalan terus (saat agenda) Tim U-20 dan Tim U-18. Untuk SEA Games, nanti kami pikirkan karena ada yang sudah kami kasih slot untuk berhenti. Kita lihat jadwal tiga tahun ke depan," paparnya.

Piala AFF 2024 akan digelar antara 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Indonesia berada di Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos.

Turnamen dua tahunan ini semula akan digelar pada 23 November-21 Desember 2024, namun kemudian dimundurkan. AFF beralasan, pengunduran jadwal Piala AFF 2024 agar peserta turnamen bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya.

Di sisi lain, PSSI mungkin tidak akan tampil dengan kekuatan terbaik. Sebab, ada kemungkinan klub-klub Liga 1 tidak melepas pemain andalannya untuk membela Merah Putih ke Piala AFF 2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya