Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekspor Meningkat, Harga Kedelai dan Jagung Chicago Menguat

RABU, 23 OKTOBER 2024 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lonjakan penjualan ekspor mendorong harga Kedelai dan jagung berjangka Chicago menguat pada  Selasa 22 Oktober 2024 waktu setempat. 

Harga gandum juga menanjak mengikuti harga jagung berjangka, dan karena pelaku pasar mempertimbangkan langkah-langkah Rusia untuk mengatur ekspor gandum, termasuk melalui harga dasar yang dilaporkan untuk penjualan dalam tender internasional. 

Dikutip dari Reuters, analis memperkirakan bahwa pelaku pasar berfokus pada permintaan ketika pasokan biji-bijian global melimpah dan petani AS menghasilkan panen besar-besaran. Biasanya, harga biji-bijian Amerika lebih rendah pada musim gugur, karena panen baru tiba di gudang biji-bijian perdesaan dan trader komersial.


Harga kontrak kedelai yang paling aktif di Chicago Board of Trade ( CBOT ) ditutup melesat 10,75 Dolar AS atau 1,09 persen menjadi 991,75 Dolar AS per bushel.

Jagung CBOT melejit 7 Dolar AS atau 1,71 persen menjadi 416,50 Dolar AS per bushel. 

Gandum CBOT ditutup naik 3,75 atau 0,66 persen menjadi 576,00 Dola AS per bushel.

Premi ekspor kedelai AS mencapai titik tertinggi dalam 14 bulan, ketika trader biji-bijian berlomba untuk mengirimkan panen yang memecahkan rekor menjelang pemilihan presiden Amerika, karena khawatir akan ketegangan perdagangan baru dengan importir utama China, menurut  analis.

Penjualan jagung dan kedelai pada sesi Senin, dan penjualan tambahan untuk jagung, Selasa pagi, menunjukkan minat beli setelah harga jagung dan kedelai berjangka mencapai titik terendah dalam beberapa minggu, pekan lalu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya